Translate here

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Monday, April 29, 2013

Pantai Senggigi


*SEJARAH SINGKAT
Senggigi, adalah suatu nama yang diambil dari Nama seorang Putri dalam legenda rakyat Lombok dan merupakan suatu kawasan utama wisatawan di Lombok yang pengembangan dimulai diawal tahun 1980. 


**LOKASI 
Pantai Senggigi terletak di sebelah barat pesisir Pulau Lombok, Kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.




***KARAKTERISTIK / KEINDAHAN 
  • Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. 
  • Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. 
  • Pasir putih yang menghampar, semilir angin yang berhembus sepanjang gugusan pantai, dan ribuan binatang kecil yang menyebar di hamparan pasirnya melengkapi keindahan sejauh mata Anda memandang.
  • Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah.
  • Tampak lanskap Gunung Agung yang eksotis di pulau seberangnya (Pulau Bali).
  • Pantai senggigi menawarkan sunset yang tak kalah indahnya dibandingkan dengan pantai kuta dan pantai sanur Bali dikala senja tiba.
  • Ketika malam hari, para wisatawan akan menemukan banyak warga sekitar yang memanfaatkan hangatnya pasir pantai ini untuk kesehatan yang diyakini oleh warga sekitar berkhasiat dapat menghilangkan pegal linu hingga kelumpuhan.












****AKSES PERJALANAN

Jika menggunakan pesawat dari Bandara International Lombok, Anda akan menghabiskan waktu selama 2 jam untuk menuju Lombok Barat. Dari arah barat laut Mataram, pantai Senggigi berjarak 12 km. Anda bisa menggunakan mobil sewaan untuk menempuh 8 jam perjalanan dengan tarif Rp. 300 ribu. Jika ingin lebih murah, ada motor sewaan dengan tarif Rp. 100 ribu. Transportasi lain yang tersedia adalah taksi. Jika ingin naik angkutan umum, Anda harus naik ojek hingga Ampenan. Dari Ampenan Anda bisa naik bemo menuju Senggigi dengan tarif Rp. 1.500. 

Jika perjalanan dilakukan dari Pulau Bali, dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Lombok Prata (Ibu Kota Lombok Tengah), yang hanya memerlukan waktu sekitar 1.5 jam. Anda juga dapat berangkat dari Pelabuhan Karang Asem menggunakan kapal feri menuju Senggigi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. 

Selain dari Pelabuhan Karang Asem, Anda juga dapat berangkat dari Pelabuhan Padang Bay di Bali menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok dengan waktu tempuh sekitar 4 jam, namun Anda tidak perlu khawatir akan jenuh disepanjang perjalanan karena Anda akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah dan juga munculnya ikan lumba-lumba yang saling berkejaran mengikuti kapal. Setelah sampai di Pelabuhan Lembar, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Mataram. Dari Kota Mataram, Pantai Senggigi berjarak 11 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan taksi dan kendaraan umum lainnya. 

Bagi wisatawan lokal, Anda dapat menuju Pantai Senggigi dengan menggunakan jalur penerbangan udara dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Dengan menggunakan pesawat terbang dari salah satu kota tersebut, Anda akan sampai ke Bandara Lombok Prata, Lombok Tengah. Dari bandara ini Anda dapat langsung menuju kawasan Pantai Senggigi.


*****AKOMODASI
Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resort, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain. Selain itu, di kawasan pantai ini juga banyak dijumpai restoran, cafe, bar, pasar terbuka, deretan warung suvenir dan cenderamata, mushola, toilet umum, lahan parkir, dan lain-lain. Pantai senggigi adalah pantai indonesia yang memang layak untuk dijadikan tempat wisata pantai.


Bagaimana....??? Berminat untuk mengunjungi nya..???



***SELAMAT BERWISATA***

Friday, April 19, 2013

Air Terjun Madakaripura (Keindahan tersembunyi dibalik Bromo)

  

Air terjun Madakaripura terletak di Kecamatan Lumbang, Probolinggo. Mendengar nama Probolinggo, pasti dipikiran kita umumnya tertuju pada Pesona keindahan wisata Gunung Bromo. Air terjun ini adalah salah satu air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota untuk menuju ke lokasi air terjun ini. 


Menjelaskan sedikit sejarah dari Air terjun Madakaripura ini.. Air terjun ini diberi nama dari Madakaripura, tanah perdikan milik mahapatih Gajah Mada dari kerajaan Majapahit. Menurut penduduk setempat nama Madakaripura berarti ‘tempat terakhir’ yang diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di lokasi air terjun ini (di sebuah goa di air terjun utama tersebut).  Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area tersebut. Bahkan Patung besar Patih Majapahit (dalam posisi duduk meditasi) akan menyambut setiap pengunjung sebelum melanjutkan perjalanan yang lebih jauh ke pusat air terjun.

Akses perjalanan menuju air terjun Madakaripura ini adalah jika Anda berangkat dari Surabaya, ibu kota Jawa Timur, perjalanan membutuhkan waktu sekira 3 jam dengan mengambil rute antarkota ke Sidoarjo-Porong-Pasuruan-Probolinggo. Kemudian apabila Anda tidak menggunakan kendaraan pribadi, sebenarnya dari terminal bis Bayuangga – Probolinggo ada angkutan bis mini jurusan Lumbang dengan ongkos Rp 5000. Ada juga  angkutan kota yang mangkal di pertigaan Tongas menuju ke Lumbang .

Lokasi air terjun eksotis ini tersembunyi di ujung lembah yang dalam di kaki bukit Pegunungan Bromo. Air terjun Madakaripura berbentuk ceruk yang dikelilingi bukit-bukit yang meneteskan air pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3 di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi. Di perlukan perjalanan sekira 20 menit dengan berjalan kaki, menyeberangi sungai dan jalan berbatu sebelum sampai di pintu masuk. Namun rasa lelah akan terbayar dengan keindahan yang luar biasa yang akan disuguhkan air terjun ini.

Saat tiba di lokasi air terjun Anda akan menjumpai warung kecil, pos penjaga dan toilet yang sekaligus bisa digunakan untuk ganti baju,, disitu terdapat pula penyewaan payung bila Anda tidak ingin terlalu basah kuyup. Air terjun ini berawal dari air yang mengalir dari tebing memanjang dan membentuk tirai, sehingga kita bisa berpayung ria berjalan di bawahnya.
Di ujungnya, kita akan bertemu dengan sebuah ruangan berbentuk lingkaran berdiameter kira-kira 25 meter. Lembah berbentuk seperti tabung dimana air terjun berketinggian 200 meter tampak indah menjulang. Melihat air terjun, rasanya rugi sekali jika Anda tidak merasakan deraian air yang jatuh layaknya air hujan ini. Untuk itu jangan lupa bawa baju ganti jika Anda tidak ingin pulang dengan keadaan basah,,hehehehehe

Bagaimana....??? Berniat mengunjungi nya..???



***SELAMAT BERWISATA***

Tuesday, April 16, 2013

Pantai Camplong (Madura)

Bismillahirrohmanirrohim,,,
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,,^_^"



Hmmm,,,postingan pertama,,, 

Setelah dipikir-pikir apa yang mau diposting untuk pertama kali,,jadi teringat beberapa waktu yang lalu berkunjung ke Surabaya. Ke Surabaya kurang lengkap rasa nya kalau belum menginjakkan kaki ke Jembatan Suramadu,, hihihihi,,,

 



Sampai di Suramadu melihat laut jadi ingat pantai. Hmmm,, dalam hati "gimana nih kalau kita jalan-jalan ke pantai" (tapi pantai yang ada di Madura, oke!!,, haruskah ketika sampai di Suramadu, foto-foto,, lalu langsung mau putar balik kembali ke Surabaya seperti kebanyakan orang-orang yang sudah pernah kesana???ckckckckckck Suramadu bener-bener PHP (Pemberi Harapan Palsu) maaaan,, hiiiihihiihi). Terbersit di pikiran untuk pergi ke objek wisata Pantai Camplong di Kab.Sampang untuk mengenang kembali masa-masa liburan waktu SMP. Yuuupz,,, Let's GoOo mari kita ke pantai.......!

Dari Suramadu saya langsung berangkat menuju ke Pantai Camplong. Sekitar 2 jam waktu perjalanan saya dengan menggunakan sepeda motor hingga sampai ke Kota Sampang. Jarak antara Kota Sampang dan Pantai Camplong kira-kira 10km dan bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 30 menit. Ketika hampir mendekati lokasi pantai, saya pun disambut oleh pemandangan indah air laut yang biru dan pohon-pohon bakau yang tampak di sebelah kanan jalan, hmm sungguh menyejukkan mata..



Tak perlu menunggu waktu lama, akhirnya sampailah saya di objek wisata Pantai Camplong. Hanya dengan Rp. 5.000,- saja saya sudah bisa memasuki area objek wisata, hmm cukup murah kan untuk menikmati sepuasnya pemandangan pantai yang indah..? Menuju bibir pantai, ada jalan setapak yang dipayungi oleh banyak sekali pohon cemara. Di sisi kanan dan kirinya berjejer kios-kios yang menjual souvenir khas Madura. Harga nya pun cukup terjangkau tergantung jenis souvenir yang anda inginkan. 



Sesampainya di bibir pantai senyum saya pun mengembang dan hal pertama yang ada di pikiran saya adalah "WooOu sungguh excotissss.." Mengingatkan kembali masa-masa liburan SMP saya sekitar 9thn yang lalu. Keadaan lingkungan pantai yang bertambah indah. Itu mungkin dikarenakan perbaikan demi perbaikan oleh PemKab Sampang terhadap wisata alam yang satu ini. Suara deburan ombak, angin pantai yang semilir, serta hamparan pasir pantai yang landai dan halus membuat saya ingin berlama-lama di pantai ini. Kios-kios penjual makanan ringan, rujak cingur dan kelapa muda pun tersebar di pinggiran pantai. tak perlu pikir panjang lagi, langsung saja saya memesan es kelapa muda yang diminum langsung dari batok nya sambil menikmati pemandangan pantai cantik ini.. Huuuaaaa sangat menyenangkan ;)......
















Beberapa pengunjung lain asyik bermain air di tepi pantai. Airnya biru dan masih sangat bersih. Ombaknya cukup kencang, tapi sangat aman untuk anak-anak. Di sini pun, pengunjung bebas berenang sesuka hati. Menikmati ombak pasti akan terasa lebih seru jika sambil menyewa pelampung. Harganya Rp 5.000,- untuk sekali peminjaman. Di atas pelampung yang terbuat dari ban dalam mobil ini, pengunjung bisa menikmati pemandangan pantai sambil menikmati ombak yang bersahabat.



Selain itu, ada juga beberapa kapal yang menyediakan perjalanan hingga ke tengah laut. Untuk bisa menikmati pemandangan sampai ke tengah laut, Anda harus membayar Rp 5.000,- per orang. Perahu mesin diesel yang sehari-hari juga digunakan untuk menangkap ikan ini (hanya pada hari libur) akan mengantarkan pengunjung berkeliling lepas pantai. Tidak jauh dari bibir Pantai Camplong terdapat dermaga untuk kapal minyak. Dermaga tersebutlah tujuan perahu sebelum memutar kembali ke Pantai Camplong.



Tak terasa sore pun hampir berganti senja. Tiba saatnya untuk saya kembali pulang. Tapi bagi pengunjung yang belum merasa puas untuk menikmati pantai eksotis ini jangan khawatir. Disini pun tersedia hotel dengan harga yang cukup terjangkau lhooo.. Untuk daftar tarif bermalam di pondok wisata ini yaitu dengan tarif standard I hanya Rp 25.000,-, tarif standard II Rp35.000,- dan tarif istimewa Rp45. 000,-.






Note :***
Hmmm hewan ini banyak banget di pesisir pantai...............^_^''



***SELAMAT BERWISATA***